082225311000
082225311000
082225311000
2B2A7BA6

Masalah Seksual Pria

Sabtu, Januari 28th 2017. | Anatomi Seksual

Masalah seksual atau disfungsi seksual adalah gangguan atau masalah pada setiap fase siklus respon seksual yang membuat pria atau pasangannya tidak mengalami kepuasan dari aktivitas seksual. Siklus respon seksual memiliki empat tahap, yaitu gairah, klimaks, orgasme, dan resolusi.


Penelitian menunjukkan bahwa masalah seksual adalah umum di alami sekitar 43% wanita dan 31% pria. Ini adalah salah satu masalah umum yang cenderung disembunyikan oleh penderitanya. Orang dengan masalah seksual biasanya malu untuk berkonsultasi ke ahli kesehatan. Untungnya, masalah seksual biasanya dapat diatasi dengan berbagai terapi pengobatan, salah satunya dengan obat kuat herbal.


Apa yang Menyebabkan Masalah Seksual?


Masalah seksual yang dialami pria dapat disebabkan oleh masalah fisik atau masalah psikologis.

Penyebab Fisik
Banyak kondisi fisik atau medis dapat menyebabkan masalah dengan fungsi seksual pria. Kondisi ini termasuk diabetes, penyakit jantung, penyakit pembuluh darah (aterosklerosis), gangguan neurologis, ketidakseimbangan hormon, penyakit kronis seperti gagal ginjal atau gagal hati, pecandu alkohol dan penyalahgunaan narkoba. Selain itu, efek samping dari beberapa obat juga dapat menyebabkan masalah seksual. Obat-obatan, seperti antidepresan, dapat menurunkan gairah seks.


Penyebab Psikologis

Masalah psikologis seperti stres dan kekhawatiran dapat menyebabkan masalah seksual. Kekhawatiran tentang kinerja seksual, masalah perkawinan atau hubungan, depresi, perasaan bersalah, dan efek dari trauma seksual masa lalu juga dapat menyebabkan masalah seksual pada pria.

Siapa yang Berisiko?


Baik pria maupun wanita dapat mengalami masalah seksual. Masalah seksual dapat terjadi pada orang dewasa dari segala usia. Sebagian besar pria yang yang memiliki masalah pada fungsi seksualnya adalah pria yang sudah tua. Masalah biasanya terjadi karena faktor penuaan.


Bagaimana Masalah Seksual Mempengaruhi Pria?


Masalah seksual yang paling umum pada pria adalah gangguan ejakulasi, impotensi, dan menurunnya gairah seksual.

 

1. Masalah Seksual Pria yang Berhubungan dengan Ejakulasi
Ada berbagai jenis gangguan ejakulasi, yaitu:

  • enjakulasi dini adalah ejakulasi yang terjadi sebelum atau segera setelah penetrasi.
  • Ejakulasi terhambat / terlambat adalah ketika ejakulasi terlalu lama terjadi.
  • Ejakulasi retrograde – ini terjadi ketika ejakulasi dipaksa kembali ke kandung kemih dan tidak keluar melalui uretera ke ujung penis.

enjakulasi dini dan ejakulasi terlambat biasanya disebabkan oleh kurangnya daya tarik pasangan, peristiwa traumatik di masa lalu, dan faktor psikologis. Obat-obatan tertentu, seperti antidepresan juga dapat mempengaruhi ejakulasi, seperti dapat merusak saraf pada sumsum tulang belakang atau punggung.


Ejakulasi retrograde adalah biasanya terjadi pada pria dengan diabetes yang menderita neuropati diabetik (kerusakan saraf). Hal ini disebabkan oleh gangguan saraf di kandung kemih dan leher kandung kemih yang membuat ejakulasi masuk ke kandung kemih. Ejakulasi retrograde juda dapat terjadi setelah pria menjalani operasi leher kandung kemih, kanker protat, atau operasi bagian perut tertentu. Selain itu, obat-obatan tertentu, terutama yang digunakan untuk mengobati gangguan mood, juga dapat menyebabkan masalah dengan ejakulasi. Masalah ini biasanya dapat diobati dengan obat kuat. Obat kuat yang dipilih sebaiknya obat kuat herbal, karena lebih aman dan lebih efektif.


2. Masalah Seksual Pria yang Berhubungan dengan Kemampuan Ereksi (Impotensi)

Impotensi atau disfungsi ereksi adalah ketidakmampuan untuk mencapai atau mempertahankan ereksi yang cocok untuk hubungan seksual. Penyebab disfungsi ereksi termasuk penyakit yang mempengaruhi aliran darah, seperti aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah), gangguan saraf, faktor psikologis, seperti stres, depresi, dan kecemasan (gugup atas kemampuannya untuk melakukan hubungan seksual), dan cedera pada penis. Penyakit kronis, obat-obatan tertentu, dan kondisi yang disebut penyakit Peyronie (jaringan parut dalam penis) juga dapat menyebabkan impotensi.


3. Masalah Seksual Pria yang Berhubungan dengan Gairah Seksual

Gairah menurun atau kehilangan libido dapat disebabkan oleh faktor fisik dan psikologis. Menurunnya gairah seksual sering dikaitkan dengan rendahnya tingkat hormon testosteron. Hal ini juga dapat disebabkan oleh masalah psikologis (seperti kecemasan dan depresi), penyakit medis (seperti diabetes dan tekanan darah tinggi), obat-obatan tertentu (antidepresan), dan rusaknya hubungan antara kedua pasangan.


Bagaimana Cara Mendiagnosis Masalah Seksual Pria?


Untuk mendiagnosa masalah seksual pria, dokter mungkin akan mulai dengan menanyakan semua gejala yang Anda alami. Selain itu, Dokter mungkin perlu melakukan tes lain untuk memeriksa masalah medis yang mungkin menyebabkan masalah seksual. Dokter juga mungkin akan mengarahkan Anda ke dokter lain, termasuk seorang urolog (dokter spesialis saluran kemih dan sistem reproduksi pria), seorang endokrinologi (dokter spesialis mengatasi masalah hormonal), ahli saraf (dokter spesialis mengatasi gangguan sistem saraf), terapis seks, dan konselor lainnya.


Tes Apa yang Digunakan untuk Mengevaluasi Masalah Seksual?


Beberapa tes dapat digunakan untuk mengevaluasi penyebab dan seberapa parah masalah seksual yang di alami pria. Tes tersebut antara lain:

  • Tes darah. Tes ini dilakukan untuk mengevaluasi tingkat hormon.
  • Penilaian Vascular, mengevaluasi dari aliran darah ke penis. Sumbatan pada pembuluh darah yang memasok darah ke penis mungkin berpengaruh terhadap impotensi.
  • Tes Sensorik, bertujuan untuk mengevaluasi dampak dari neuropati diabetik (kerusakan saraf), pengujian sensorik mengukur kekuatan impuls saraf di daerah tertentu pada tubuh.
  • Tes Ereksi (Penile Noctural). Tes ini digunakan untuk memonitor ereksi yang terjadi secara alami selama tidur. Tes ini dapat membantu menentukan apakah masalah ereksi seorang pria disebabkan oleh masalah fisik atau psikologis.

Bagaimana Cara Mengobati Masalah Seksual Pria?


Pengobatan masalah seksual harus berdasarkan penyebabnya. Mungkin masalah seksual disebabkan masalah fisik atau mungkin karena masalah psikologis.

  • Pengobatan medis. ini melibatkan pengobatan gangguan medis yang dapat menyebabkan masalah seksual. Penyakit yang dapat menyebakan masalah seksual, misalnya penyakit jantung, kolesterol tinggi, hipertensi, dan diabetes.
  • Obat Kuat. Obat-obatan, seperti Cialis, Viagra atau Levitra, memang kadang dapat membantu meningkatkan fungsi seksual pria, namun obat-obatan ini juga sering menyebabkan efek samping. Sebaiknya Anda beralih ke obat kuat herbal, misalnya KLG Pills, yang secara aman dan alami efektif mengatasi masalah seksual pria.
  • Hormon. Pria dengan kadar testosteron rendah dapat mengambil manfaat dari suplemen hormon(terapi penggantian testosteron). Terapi ini juga menyebabkan efek samping. Sekali lagi, obat kuat herbal tentu lebih baik. Anda bisa mendapatkan obat herbal di www.klgpills.com
  • Terapi psikologis. Terapi dengan konselor terlatih dapat membantu menghilangkan rasa cemas, takut, atau rasa bersalah yang mungkin berdampak pada fungsi seksual.
  • Alat bantu mekanis. Perangkat vakum dan implantasi penis dapat membantu pria yang mengalami impotensi. Cara ini juga berbahaya!
  • Pendidikan dan komunikasi. Pendidikan tentang seks dan perilaku seksual dapat membantu pria mengatasi kecemasan mengenai kinerja seksual mereka. Dialog terbuka dengan pasangan Anda tentang kebutuhan dan perhatian juga membantu untuk mengatasi masalah dalam kehidupan seksual pria.

Apakah Masalah Seksual Pada Pria Dapat Dicegah?


Sebenarnya masalah seksual pria tidak dapat dicegah secara langsung. Pencegahan biasanya berkaitan dengan penyebab masalah seksual tersebut. Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah Anda mendapatkan masalah seksual.

  • Ikuti prosedur pengobatan untuk setiap kondisi kesehatan yang Anda alami.
  • Hindari rokok, alkohol, dan obat-obatan terlarang.
  • Dapatkan perawatan atau konseling untuk mengatasi masalah psikologis seperti stres, depresi, dan kecemasan. Anda dapat menghilangkan stres dengan berbagai terapi, seperti latihan pernapasan, yoga, rekreasi dan terapi gelombang otak.
  • Meningkatkan komunikasi dengan pasangan Anda

Artikel lain Masalah Seksual Pria