082225311000
082225311000
082225311000
2B2A7BA6

Fakta Ilmiah! Seks Membuat Kita Lebih Bahagia

Minggu, Januari 29th 2017. | Tips Dan Trik

Ada pepatah mengatakan “seks seperti uang”. Semakin banyak uang, orang akan merasa bahagia. Begitupun dengan seks, jika seseorang mendapatkan lebih banyak seks, tentu akan merasa lebih bahagia. Sebaliknya, seks yang kurang akan membuat seseorang stres dan depresi.


Penelitian yang dilakukan oleh sosiolog di University of Colorado, di Boulder, menyatakan bahwa kita akan lebih bahagia dengan lebih banyak seks. Profesor Tim Wadsworth, yang memimpin penelitian, mengatakan: “Ada peningkatan secara keseluruhan dalam arti kesejahteraan dan kebabahagiaan terkait dengan lebih seringnya hubungan seks dilakukan.


Namun aspek tersebut sangat relatif mengingat kebahagiaan adalah pendapat yang didasarkan pada suasana hati seseorang. Dalam hal ini, faktor lingkungan, sosial, dan budaya juga sangat mempengaruhi kebahagaiaan dan ketentraman seseorang. Pernyataan ini juga didukung oleh Prof. Wadsworth yang menganalisis laporan dari analisis 15.386 orang yang disurvei antara tahun 1993 hingga 2006. Survei yang diambil menggambarkan kehidupan mereka dan tingkat kebahagiaan dalam berbagai aspek.


Berdasarkan survei Wadsworth, kebahagiaan dikendalikan oleh banyak faktor lainnya, termasuk pendapatan, pendidikan, status perkawinan dan kesehatan. Mereka yang melakukan hubungan seks setidaknya dua sampai tiga kali sebulan, 33% lebih mungkin memiliki kebahagiaan dibanding mereka yang tidak memiliki seks selama 12 bulan sebelumnya. Mereka yang berhubungan seks sekali seminggu, 44% lebih mungkin untuk mendapat kebahagiaan. Dan mereka yang melaporkan telah berhubungan seks 2-3 kali seminggu, 55% lebih mungkin untuk mendapatkan kebahagiaan lebih tinggi.


Secara mudah dapat dikatakan, orang akan cenderung stres dan depresi jika tidak pernah atau jarang berhubungan seks (pada usia produktif), maka seks adalah cara terbaik untuk mengurangi stres dan depresi. Jika Anda tidak mengalami stres dan depresi, maka Anda dapat dikatakan telah mendapat kebahagiaan dan ketentraman.


Kebahadiaan seks juga dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan budaya. Jika dalam lingkungan Anda seks adalah hal yang tabu, misalnya di Indonesia sebagai negara religi, seks hanya akan dilakukan setelah melaukan pernikahan dan cenderung hanya memiliki satu pasangan seksual. Ini sangat mempegaruhi kebahagiaan dalam konteks seksual. Artinya, kita akan merasa bahagia jika minimal seminggu sekali berhubungan seks.

Berbeda jika kita berada dalam lingkungan pergaulan bebas dengan kebebasan seks, mungkin kita hanya akan bahagia jika tiap malam berhubungan seks. Ingat! Kebahagiaan disini diukur secara ilmiah, yaitu berdasarkan jumlah pelepasan hormon oksitosin. Namun tak terpungkiri juga oksitosin juga mempengaruhi suasana hati. Dan secara awam, baik diakui maupun tidak, seks yang dilakukan secara rutin (lebih sering) akan membuat Anda merasa lebih bahagia dan tentram.

Artikel lain Fakta Ilmiah! Seks Membuat Kita Lebih Bahagia