082225311000
082225311000
082225311000
2B2A7BA6

Apakah Sunat Mengurangi Sensasi Saat Berhubungan Seks

Minggu, Januari 29th 2017. | Tentang Penis

Dari data statistik saat ini menunjukkan bahwa setidaknya 60 % dari semua anak laki-laki yang lahir di Amerika Serikat telah disunat selang beberapa hari setelah dilahirkan. Sebagian besar menganggap bahwa sunat untuk alasan agama. Dan The American Academy of Pediatrics menunjukkan bahwa sunat merupakan prosedur elektif yang secara medis tidak diperlukan. Bahkan, ketika proses sunat berlangsung, bisa saja terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, salah satunya adalalah menyebabkan komplikasi dan sensitivatis penis juga akan berkurang. Namun hal ini bukanlah suatu permasalahan yang seharusnya dikhawatirkan, karena obat-obatan dengan formula khusus yang mengandung vitamin dan mineral akan dapat mengembalikan spesifik penis serta dapat membantu mengembalikan beberapa sensitivitas yang hilang akibat dari kulup yang dipotong (sunat) sehingga meningkatkan kenikmatan seksual.

Apakah yang dimaksud sunat?
Kulup (kulit selubung yang menutupi kelenjar, atau kepala, penis) adalah lapisan jaringan kulit yang berfungsi sebagai pelindung. Lapisan ini tipis dan juga bertindak sebagai pelumas selama masturbasi atau ketika berhubungan seks. Sunat adalah prosedur pembedahan di mana kulup penis akan dipotong dan proses pembedahan (sunat) ini biasanya dilakukan beberapa hari setelah kelahiran, namun beberapa pria memilih untuk melakukan sunat beberapa waktu setelah ia menginjak usia remaja.

Sunat dilakukan oleh pria diseluruh dunia karena alasan agama atau sebagai tradisi. Sebagian pria dengan kondisi penis seperti phimosis memilih untuk melakukan sunat dikemudian hari untuk alasan medis namun hal ini sangat jarang terjadi atau langka.

Apakah sunat menganggu kesehatan penis?
Penelitian medis saat ini menunjukkan bahwa tidak ada manfaat khusus yang akan didapatkan oleh seorang pria yang melakukan sunat. Di masa lalu, beberapa orang menganggap bahwa sunat dilakukan tidak lain adalah karena untuk menjaga kebersihan, seperti yang diperkirakan sunat dilakukan guna mencegah bakteri atau kuman berkumpul di penis. Namun terkadang pria yang memilih untuk tidak di sunat biasanya mencuci alat vitalnya guna menjaga kebersihan sehingga kuman tidak bersarang di penisnya.


Dalam khasus ini, sering kali ditemukan kejadian atau hal-hal yang tidak diinginkan ketika proses sunat sedang dan sudah berlangsung, namun hal ini jarang atau langka terjadi. Oleh sebab itu bagi Anda (pria) yang hendak melakukan sunat, sebaiknya melakukan sunat pada ahli medis yang sudah berpengalaman, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak dinginkan. Meskipun hal ini jarang terjadi, namun Anda harus mengetahui mengenai efek samping yang akan timbul ketika disunat:

  • Pengetatan pada kulit yang menyebabkan membungkuk selama ereksi.
  • Peningkatan risiko infeksi.
  • Iritasi.
  • Hilangnya sensasi akibat paparan konstan.

Menanggapi masalah mengenai hilangnya sensasi pada penis ketika sudah melakukan sunat!
Sebagian besar keluhan tentang kurangnya sensasi penis yang memadai datang dari pria yang disunat. Glans (kepala penis), serta kulup itu sendiri merupakan ujung saraf, bahkan jaringan saraf ini penting dan berpengaruh terhadap kenikmatan seksual. Ketika pria di sunat maka ujung kulup penisnya akan dipotong dan hal ini menghilangkan banyak saraf sehingga menyebabkan hilangnya lubrikasi alami. Selain itu, bagi pria yang tidak pernah menggunakan celana dalam, maka hal tersebut akan menimbulkan gesekan-gesekan secara terus menerus melalui kontak dengan celanya yang ia gunakan. Hal ini menyebabkan penebalan jaringan dermal dan deadening dari sel-sel saraf.

Pria yang disunat memiliki beberapa pilihan untuk memulihkan sensasi penisnya, sehingga hal ini tidak mempengaruhi kehidupan seksualnya. Bahkan dalam kasus yang drastis, beberapa orang memilih untuk mengembalikan kulup mereka dengan cara dipulihkan secara medis (bedah), namun prosedur pembedahan ini sangat kecil kemungkinannya untuk bisa berhasil. Namun, pria yang sudah disunat dan mereka yang memiliki kulup utuh (tidak disunat) masih dapat meningkatkan sensitivitas penis melalui vitamin dan mineral sebagai pendukung, sehingga tingkat sensitivitasnya yang hilang mampu kembali.

Vitamin-vitamin berikut ini mempunyai manfaat dan dipercaya dapat memberikan manfaat baik pada saraf dan kulit sehingga dapat membantu meningkatkan tingkat sensitivitas pada penis:

  1. Vitamin C – meningkatkan sirkulasi ke daerah dan membantu regenerasi sel-sel kulit mati, serta meningkatkan elastisitas.
  2. Vitamin D – yang dikenal sebagai vitamin yang mempromosikan penyembuhan dan meningkatkan tekstur kulit.
  3. Vitamin A – Membantu regenerasi sel kulit dan membuat halus serta kulit responsif.
  4. Vitamin B5 – Menyediakan dukungan sistem saraf penting untuk regenerasi sel-sel saraf yang rusak di bawah permukaan kulit.

Dimana menemukan formula kesehatan penis untuk meningkatkan sensitivitas?
Sebagian besar bahan-bahan ini bisa bisa Anda dapatkan melalui makanan yang Anda konsumsi sehari-hari. Namun, banyak orang tidak mengkonsumsi makanan dengan jumlah nutrisi yang cukup. Selain itu, suplemen makanan biasanya tidak dapat diserap dengan baik dalam sistem pencernaan. KLIK DISINI untuk membaca kumpulan artikel yang berkaitan dengan masalah seksual.

Artikel lain Apakah Sunat Mengurangi Sensasi Saat Berhubungan Seks