082225311000
082225311000
082225311000
2B2A7BA6

Air Mani Menentukan Kesehatan Anak Anda

Sabtu, Januari 28th 2017. | Tentang Sperma

Sebuah studi terbaru mengklaim bahwa kualitas cairan mani pria yang telah membuahi sel telur wanita pasangannya, memainkan peran kunci dalam kesehatan masa depan anak-anak mereka. Selama ini mungkin kita hanya tahu bahwa cairan mani dapat menentukan mungkin atau tidaknya wanita mengalami kehamilan. Namun ternyata studi terbaru menunjukkan cairan mani juga menentukan kesehatan bayi mereka kelak.

Menurut University of Adelaide, South Australia, menyatakan, para peneliti telah menemukan bahwa cairan mani (bukan hanya sperma) mempengaruhi berbagai tahap perkembangan dari keturunannya, khususnya anak putra.


Anak yang dibuahi dari sperma tidak sehat, kemungkinan besar akan mengalami perkembangan abnormal. Anak-anak tersebut lebih mungkin untuk terkena obesitas, diabetes, dan kondisi kesehatan metabolik lainnya di masa depan.


Dalam studi laboratorium, para peneliti di Universitas Robinson Institute telah mempelajari interaksi kompleks antara jaringan mani pria (cairan reproduksi) dan cairan reproduksi wanita.


Hasil terbaru yang diterbitkan dalam Prosiding National Academy of Sciences (PNAS), menyatakan bahwa mereka telah melacak sebagian besar pria dengan obesitas, setelah diteliti ternyata cairan mani ayahnya saat pembuahan berkontribusi terhadap kondisi mereka saat ini.


Tapi sekarang kita mulai memahami sinyal yang sangat kompleks dan informasi yang dikirimkan oleh cairan mani, dan ternyata jaringan cairan mani dan jaringan reproduksi wanita berinteraksi dalam cara yang mengejutkan, kata Sarah robertson, pemimpin penelitian dan Direktur Institut Robinson. “Kami telah menemukan bahwa itu bukan hanya sperma, tetapi seluruh komposisi cairan mani yang memiliki peran penting dalam membangun kesehatan keturunannya masa depan, dan ini terlihat terutama anak laki-laki”, katanya.


Jika cairan mani memiliki kualitas yang buruk, maka akan mempengaruhi kemampuan sistem reproduksi wanita untuk mendukung embrio. Jika embrio berhasil bertahan hidup meskipun cairan mani berkualitas buruk, metabolisme janin yang dihasilkan akan diubah secara permanen, sehingga lebih mungkin untuk mengembangkan sindrom gangguan metabolik termasuk obesitas, tekanan darah tinggi dan intoleransi glukosa pada bayi setelah dilahirkan, tambah Sarah.


Studi ini menunjukkan bahwa air mani mengandung sinyal yang memicu produksi protein dalam saluran reproduksi wanita. Keseimbangan antara protein yang menyebabkan kelangsungan hidup embrio dan yang menyebabkan kematian embrio berubah sesuai dengan sinyal yan dikirim dalam cairan mani.


Robertson mengatakan, pemahaman baru tentang peran cairan mani dapat menyebabkan nasihat yang lebih baik dan pilihan pilihan pengobatan terbaik untuk pasangan infertil.

Artikel lain Air Mani Menentukan Kesehatan Anak Anda